9.12.13

Korban 'Terbakar Spontan', Tubuhnya Terbakar Hidup-hidup Tanpa Tersulut Api



Tanpa berdekatan atau tersulut api, tubuh orang-orang ini tiba-tiba saja terbakar hidup-hidup. Kejadian itu disebut Spontaneous Human Combustion (SHC) atau tubuh terbakar spontan yang hingga kini penyebabnya masih menjadi misteri.

Kejadian ini boleh dibilang tak masuk akal, karena korban yang terbakar hingga tewas tidak sedang berada dekat api atau mengalami korsleting. Tapi tubuhnya tiba-tiba seperti meledak dari dalam hingga membakar seluruh tubuhnya.

Tubuh terbakar spontan terjadi akibat adanya semburan api dari reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh tanpa adanya sumber panas eksternal. Ratusan kasus tubuh terbakar spontan yang telah terjadi selalu mengikuti pola yang sama. Bagian kaki selalu utuh, meskipun batang tubuh dan kepala sudah hangus tak bisa dikenali.

Selain itu ruangan di sekitarnya tidak menunjukkan atau hanya sedikit tanda-tanda adanya api. Pada kasus tertentu kadang ditemui organ internal korban tetap tak tersentuh sementara bagian luarnya hangus.

Berikut beberapa korban Spontaneous Human Combustion yang tubuhnya terbakar secara tiba-tiba, seperti dilansir Huffingtonpost dan Oddee



1. George Mott


(Foto: oddee)


Saat menonton The Twilight Zone bersama teman-temannya, George Mott, pemadam kebakaran di Crown Point, New York, berkata ingin mengalami kondisi yang terjadi di dalam film, yakni tubuh terbakar tiba-tiba.

George pun mendapatkan keinginannya. Ketika sang anak mengunjunginya beberapa hari kemudian, George ditemukan telah menjadi abu di atas tempat tidurnya. Tubuhnya terbakar habis, hanya menyisakan salah satu tulang rusuk dan tengkorak. Anehnya, segala benda yang ada di ruangannya tampak utuh.

George dikenal sebagai peminum alkohol dan menggunakan tangki oksigen, tetapi benda tersebut sedang tidak digunakan saat kejadian aneh itu terjadi.


2. Michael Faherty

Pada tahun 2010, Michael Faherty (76) ditemukan terbakar sampai mati di rumahnya di Irlandia. Tetangga dibangunkan oleh suara alarm asap dan melihat asap tebal yang berasal dari rumah Faherty. Dia ditemukan terbaring telentang dekat perapian.

Namun anehnya, satu-satunya kerusakan yang ditemukan adalah tubuhnya, langit-langit di atasnya dan lantai di bawahnya. Api tidak menyebar ke tempat lain, tidak pula ada pemacu api yang ditemukan. Peneliti menyimpulkan bahwa api yang terbuka di perapian bukanlah penyebab kematian Faherty.

Setelah otopsi, petugas koroner menyimpulkan bahwa api berasal dari tubuh Faherty sendiri dan masuk dalam kategori spontaneous human combustion.


3. Mary Reeser


(Foto: oddee)
Pada tahun 1951, tubuh Mary Reeser ditemukan telah menjadi abu. Bagian yang tersisa dari tubuhnya hanyalah tulang punggung, kaki kiri dan tengkorak yang telah menyusut seukuran cangkir teh. Namun ruangan di sekitarnya tetap utuh dan tak meninggalkan bekas-bekas kebakaran.

FBI turun tangan untuk mencari penyebab kematian Reeser dan menyimpulkan bahwa ia adalah korban 'efek sumbu', di mana tubuh manusia hancur oleh api karena pakaian korban menyerap lemak tubuh yang meleleh dan bertindak sebagai sumbu lilin.


4. Young Sik Kim


(Foto: oddee)
Young Sik Kim (78) mengalami kelumpuhan dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas kursi roda. Suatu hari, seorang tetangga berkunjung dan menemukan tubuh Kim terselimuti api biru yang meledak dari perutnya.

Tetangga tersebut segera keluar mencari bantuan, tetapi pada saat ia kembali, Kim dan kursinya telah menjadi tumpukan abu. Hanya kakinya yang tersisa utuh. Anehnya, tirai dan pakaian di dekatnya sama sekali tidak tersentuh api, meskipun panas api telah mengubah Kim menjadi abu.


5. Polonus Vorstius


(Foto: oddee)
Kasus spontaneous human combustion pertama dalam sejarah terjadi pada seorang ksatria Italia, Polonus Vorstius, yang hidup pada abad ke-15 pemerintahan Ratu Bona Sforza di Milan, Italia. Ksatria itu dilaporkan telah mengonsumsi dua sendok sayur anggur yang kuat.

Dia merasa mual dan tiba-tiba memuntahkan api yang akhirnya membakar seluruh tubuhnya. Tidak ada orang lain yang terbakar, termasuk orang tua yang sedang bersamanya.


6. Dr. John Irving Bentley


(Foto: oddee)
Pada tahun 1966, tubuh Dr. John Irving Bentley yang telah menjadi abu ditemukan di dalam rumahnya di pedesaan Pennsylvania. Tubuhnya hangus terbakar menjadi tumpukan abu, menyisakan tungkai bawah dan sandalnya.

7. Cornelia Di Bandi


(Foto: oddee)
Pada tahun 1731, seorang bangsawan Cornelia Di Bandi ditemukan telah menjadi abu di kamarnya. Tubuhnya habis terbakar dan hanya menyisakan tiga jari dan kaki bagian bawah yang masih utuh. Sedikit bagian kepala dan kulitnya juga masih tersisa tetapi dilapisi uap air berminyak dan bau.

Seperti dalam kebanyakan kasus spontaneous human combustion, kebakaran itu terlokalisasi hanya di tubuhnya, dan tempat tidurnya ditemukan tidak tersentuh api.


8. Jack Angel


(Foto: oddee)
Jack Angel dikabarkan telah selamat dari spontaneous human combustion. Pada tahun 1974, Jack terbangun dan melihat luka bakar di lengan dan punggungnya. Bahkan ada lubang di dadanya. Dia memandang sekeliling dan tidak melihat adanya bukti kebakaran.

Karena takut, ia segera ke rumah sakit dan membuat dokter kebingungan. Dokter hanya bisa mengatakan kepadanya bahwa luka bakar tampaknya berasal dari lengan kirinya sendiri.